Kamis, 09 Maret 2017

Materi Etika Bisnis : Pengertian, Unsur, Prinsip, Fungsi, dan Tujuan

Etika Bisnis
Pengertian Etika
Etika berasal dari bahasa Yunani Kuno, yaitu ethos yang berarti kebiasaan/adat, akhlak, watak, perasaan, sikap, atau cara berpikir.
Menurut Kamus Bahasa Indonesia (Poerwadarminta) etika adalah ilmu pengetahuan tentang asas – asas akhlak (moral)

Pengertian Bisnis
Secara historis kata bisnis berasal dari bahasa Inggris yaitu busy yang berarti sibuk, ini dalam arti sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Secara etimologi bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan.
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya untuk mendapatkan laba.

Pengertian Etika Bisnis
Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis (Velasquez, 2005)

Unsur – Unsur Pokok dalam Etika :
1.      Kebebasan
Kebebasan memberikan pilihan bagi manusia untuk bersikap dan berperilaku, jadi selalu ada pilihan atau alternatif bagi manusia untuk bersikap dan berperilaku berdasarkan nilai – nilai yang diyakininya. Adapun kebebasan manusia dibagi menjadi 2 golongan besar, yaitu :
a.       Kebebasan Sosial
Adalah kebebasan yang diterima dari orang lain (sesama manusia), yang berarti bersifat heteronom.
b.      Kebebasan Eksistensial
Adalah kemampuan manusia untuk menentukan sikap dan perilaku dirinya sendiri yang bersifat otonom.
2.      Tanggung Jawab
Tanggung jawab dapat diartikan sebagai kesediaan dasar untuk melakukan apa yang menjadi kewajibannya. Kewajiban merupakan beban yang harus dilaksanakan. Setiap bentuk tanggung jawab senantiasa menuntut pertanggung jawaban apabila perbuatan itu belum selesai dilakukan.
3.      Hati Nurani
Hati nurani sering kali disebut dengan suara hati. Menurut Aquinas, hati nurani berasal langsung dari Tuhan dan oleh karena itu tidak mungkin keliru. Apabila manusia menghadapi situasi konkret yang mengharuskannya memilih sikap – sikap moral tertentu, maka yang hadir pada saat itu adalah suara hati. Suara hati memang suara kejujuran, tetapi tidak identik dengan hakikat kebenaran itu sendiri. Artinya suara hati mungkin saja bisa salah, tetapi kesalahan suara hati itu karena ketidaktahuan si pemilik suara hati bukan karena ia sengaja berbuat salah.

Prinsip Etika Bisnis
1.      Kejujuran ketika berkomunikasi dan bersikap
Kejujuran merupakan poin penting dalam menjalankan usaha sekaligus membangun kepercayaan. Dalam berbisnis Anda wajib bersikap jujur dalam segala hal, mulai dari memberikan informasi dan menganalisa kekurangan perusahaan.
2.      Integritas
Seseorang yang memimpin perusahaan mendapatkan kepercayaan dari orang lain karena mempunyai integritas. Integritas dapat diartikan sebagai konsistensi antara pemikiran, perkataan, dan perbuatan.
3.      Memenuhi janji serta komitmen yang dibuat
Seorang pebisnis dapat dipercaya karena mampu memenuhi semua janji serta komitmennya yang pernah dibuat. Dalam berbisnis Anda tidak boleh asal membuat janji, tetapi saat diucapkan Anda dapat langsung memenuhinya dengan baik.
4.      Loyalitas
Loyalitas merupakan hal yang penting dalam berbisnis. Hal ini agar yang Anda jalani dapat berjalan dengan baik tanpa adanya konflik. Keloyalan dapat ditunjukan dengan bekerja keras sesuai dengan visi misi perusahaan serta mampu membedakan urusan kantor dengan masalah pribadi. Loyalitas juga dapat terlihat dari keseriusan Anda mengembangkan bisnis yang dijalani.

Fungsi Etika Bisnis
Adapun fungsi etika bisnis diantaranya dapat mengurangi dana yang diakibatkan dari pencegahan yang kemungkinan terjadinya friksi atau perpecahan, baik dari intern perusahaan itu sendiri maupun ekstern.
Selain itu, dalam penerapan etika bisnis ini juga berfungsi untuk membangkitkan motivasi pekerja agar terus meningkat , melindungi prinsip dalam kebebasan berdagang atau berniaga, serta dapat menciptakan keunggulan dalam bersaing.

Tujuan Etika Bisnis
1.      Untuk menjaga dan mengurangi perbuatan praktek – praktek bisnis yang kotor, seperti sering dilakukan oleh orang – orang kapitalis atau pebisnis lainnya yang hanya mencari keuntungan semata dengan berbagai tipu daya.
2.      Untuk saling menguntungkan (win – win solution) baik pebisnis, konsumen, maupun dampaknya terhadap masyarakat.
3.      Untuk menjaga agar pebisnis mentaati norma – norma kemanusiaan dalam arti menghargai harkat dan martabat manusia, jangan dieksploitir/diperas tenaga manusia.
4.      Agar lingkungan tetap terpelihara, dalam arti lingkungan tidak tercemar atas dilakukannya aktivitas bisnis.





http://bisnisi.com/pengertian-definisi-tujuan-dan-fungsi-etika-bisnis/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar